Lumpia Peranakan (Popiah)



Popiah adalah lumpia masyarakat peranakan. Biasanya disantap ‘basah’ (tanpa digoreng) dan dibuat dari rebung. Versi Gula Gula menggunakan ubi dan digoreng garing.

Bahan
4 siung bawang putih, cacah halus
1 batang daun bawang, iris halus
10 ekor udang, bersihkan kemudian potong kecil-kecil
100 gr jamur Shitake, iris kasar
200 gr ubi, kupas dan parut kasar
100 gr wortel, kupas dan parut kasar
1 sdm gula
Merica & garam secukupnya
1 buah kaldu ayam blok
12 –15 lembar kulit popiah (kulit lumpia yang sangat tipis bentuknya bulat, tersedia di pasar swalayan)
Sedikit putih telur
Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

Cara Membuat
1.  Goreng bawang putih hingga harum.
2.  Masukkan daun bawang, udang, ayam, jamur dan goreng hingga udang setengah matang.
3.  Masukkan ubi dan wortel, goreng kurang lebih 2 menit. Jangan terlalu lama karena dapat mengakibatkan lumpia menjadi lembek.
4.  Beri garam, gula, merica dan kaldu ayam. Aduk rata dan dinginkan.
5.  Siapkan kulit lumpia, taruh 1 sdm adonan lumpia dan lipat bagian kanan dan kirinya, kemudian gulung yang rapih sehingga berbentuk bulat panjang. Rekatkan ujung kulit lumpia dengan putih telur agar tidak akan robek/terbuka saat digoreng.

Saus
4 sdm sambel botol
2 sdm saus tomat
2 sdm jus lemon
1/2 sdt garam
1 sdm gula
wijen

Campur semua bahan hingga tercampur dan gula larut. Hidangkan dengan lumpia popiah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox

@templatesyard